Teks [ - ] [ + ]
1989 - 1995
Pada tahun 1989, pemerintah Indonesia memulai suatu era baru di industri pasar modal dengan memperbolehkan investor asing masuk ke Bursa supaya pasar modal Indonesia dapat berkembang. Oleh karena itu, Panin Group, suatu grup yang kuat dan dikenal luas di sektor jasa keuangan, mendirikan perusahaan sekuritas yang dinamakan PT. Panin Sekuritasindo melalui Panin Bank di tahun 1989.
Di tahun 1991, kami mengundang rekanan baru untuk memajukan Perseroan. Oleh karena itu, nama kami berubah menjadi PT. Nusamas Panin.
Bersamaan dengan tumbuhnya Panin Bank sebagai suatu bank yang kuat dan sehat di Indonesia, nami kami berubah menjadi PT. Panin Sekuritas di tahun 1995.
1996 - 1999
Di tahun 1996, kami bekerjasama dengan ANZ Securities, sebuah perusahaan dari Australia, dalam bentuk Technical Assistance Agreement khusunya untuk memperkuat Divisi Riset kami dan meningkatkan standar dan profesionalisme kami ke tingkat internasional.
Pada tahun 1997 kami melaksanakan berbagai upaya untuk mengembangkan bisnis kami, diantaranya:
- Memperoleh izin sebagai Manajer Investasi.
- Meluncukran 3 reksa dana: Panin Dana Maksima (reksa dana saham), Panin Dana Optima dan Panin Dana Utama (keduanya reska dana pendapatan tetap).
- Menjadi perusahaan efek pertama yang menerima izin untuk Fasilitas Pembiayaan Transaksi Nasabah.
Namun, pada tahun 1997, krisis ekonomi melanda Indonesia, yang berakibat buruk terhadap pasar modal.
2000 - 2003
Di tahun 2000, kami meraih berbagai prestasi di bidang Pembiayaan Perusahaan dengan menjadi Penjamin Emisi Efek Utama untuk penerbitan berbagai obligasi.
Seiring dengan berkembangnya bisnis kami, di tahun 2000 kami mengambil langkah untuk Go Public guna memperkuat struktur permodalan kami. Dengan modal tambahan, kami bisa terus mengembangkan usaha kami.
Meskipun ekonomi Indonesia pulih secara lambat, kami tetap melaksanakan tekad kami untuk membangun industri jasa keuangan. Kami menjadi Penjamin Emisi Efek Utama untuk penawaran umum perdana saham di tahun 2001. Di tahun yang sama, kami membuka sebuah cabang baru di Jakarta.
Di tahun 2002, kami melakukan langkah strategis dengan menjalin kerjasama dengan bank-bank untuk peluncuran dua reksa dana baru yang diperuntukkan untuk nasabah-nasabah bank: Reksa Panin dan Reksa V-Plus dan peluncuran reksadana yang merupakan kelanjutan dari reksa dana sebelumnya: Panin Dana Utama Plus.
Pembukaan Kantor Cabang Medan dan pemecahan nominal saham juga dilaksanakan di tahun 2002.
Di tahun 2003, bersama dengan meningkatnya jumlah nasabah yang membutuhkan Fasilitas Pembiayaan Transaksi Nasabah, kami menerbitkan Obligasi Panin Sekuritas I Tahun 2003 untuk menambah modal untuk Fasilitas Pembiayaan Transaksi Nasabah.
Divisi Pembiayaan Perusahaan kami memberikan Jasa Penasihat Keuangan ke beberapa bank di tahun yang sama. Kami juga meluncurkan 3 reksa dana baru yang bermitra dengan bank-bank: Panin Gebyar Indonesia, Reksa Panin Plus, dan Reksa V-Plus 2.
Tahun 2003 merupakan puncak prestasi kami. Kami memperoleh berbagai penghargaan dari berbagai majalah.
2004 - 2007
Upaya kami yang dilakukan secara terus-menerus menjadikan kami salah satu perusahaan asset management yang terbesar di Indonesia, dengan jumlah dana kelolaan melebihi Rp 10 triliun di tahun 2004. Di tahun yang sama, kami juga meningkatkan jumlah Modal Disetor melalui dividen saham dan membuka kantor cabang di Bandung.
Kami memulai tahun 2005 dengan menerbitkan Obligasi Panin Sekurtias II Tahun 2005. Diterimanya obligasi kami oleh pasar menunjukan bahwa kami memiliki posisi yang kuat di industri pasar modal.
Sejak awal tahun 2005 kami telah menggunakan sistem Remote Trading, sehingga kami dapat melaksanakan pesanan nasabah kami secara lebih cepat dan efisien, dengan memprosesnya langsung ke Bursa Efek jakarta. Inisiatif ini merupakan salah satu dari komitmen kami untuk menyediakan pelayanan yang terbaik untuk nasabah-nasabah kami.
Pada tahun 2005, industri reksa dana mengalami cobaan yang sangat berat dengan terjadinya pencairan reksa dana secara besar-besaran (mass redemption), khususnya pada reksa dana jenis pendapatan tetap. Panin Sekuritas yang pernah menjadi salah satu pengelola reksa dana terbesar di Indonesia mengalami juga hal tersebut, namun kami telah mengantisipasinya guna meminimalkan resiko yang mungkin terjadi dan dapat meredam gelombang pencairan reksadana.
Tahun 2005 juga ditandai dengan perubahan logo perusahaan sebagaimana yang digunakan saat ini, yang mencerminkan momentum untuk pertumbuhan yang lebih baik.
Tahun 2006 merupakan tahun yang menggembirakan dimana seluruh aktivitas usaha mengalami pertumbuhan pesat. Kami memanfaatkan momentum tersebut guna meningkatkan jumlah nasabah, dengan membuka kantor cabang baru di Kelapa Gading - Jakarta Utara serta meluncurkan dua produk baru reksa dana.
Kepercayaan investor reksa dana sepanjang tahun 2006 mulai kembali membaik setelah terjadi pencairan Reksa Dana secara besar-besaran pada tahun sebelumnya, sehingga jumlah dana kelolaan kembali mengalami peningkatan.
Tahun 2007 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perkonomian global maupun nasional. Kestabilan ekonomi yang terjadi pada paruh pertama ternyata tidak berlanjut pada paruh kedua yang dipicu oleh gejolak di pasar keuangan global. Namun kondisi ini ternyata berdampak positif terhadap pasar modal Indonesia, dimana sebagian dana investor asing mengalir ke pasar modal Indonesia karena masih tingginya imbal hasil surat utang di Indonesia dan adanya potensi pertumbuhan harga saham, khususnya untuk saham-saham sektor komoditas, sebagai dampak dari meningkatnya harga komoditas dunia.
Seluruh aktivitas usaha telah mengalami pertumbuhan yang signifikan selama tahun 2007 sehingga kami dapat membukukan laba tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Guna memperluas basis nasabah di berbagai daerah di Indonesia, pada tahun 2007 kami membuka kantor cabang di Surabaya. Guna memberikan lebih banyak alternatif investasi bagi nasabah, maka kami meluncurkan tiga produk baru reksa dana. Sementara guna memperkuat struktur pendanaan, kami menerbitkan Obligasi Panin Sekuritas III Tahun 2007 sebesar Rp 200 miliar.
2008 - Sekarang
Tahun 2008 merupakan tahun yang berat bagi perekonomian global dan nasional akibat krisis keuangan global yang berkelanjutan. Sejumlah negara mulai mengalami resesi sementara negara-negara lainnya, termasuk Indonesia, mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi.
Kondisi ini berpengaruh pula terhadap kinerja pasar modal nasional dan perusahaan sekuritas. Kami berupaya untuk menjaga aktivitas usaha agar tetap berjalan pada tingkat yang aman dengan tetap melihat peluang pengembangan usaha. Kami terus meningkatkan pengawasan terhadap transaksi nasabah dan mengembangkan sistem perdagangan efek. Guna meningkatkan pelayanan kepada nasabah maupun menjaring nasabah baru, pada tahun 2008 kami meluncurkan Panin Sekuritas Online Stock Trading (POST), yaitu sistem perdagangan saham real time dengan menggunakan internet.
Pada tahun 2008 kami telah melakukan pelunasan Obligasi Panin Sekuritas I Tahun 2003 sebesar Rp 100 miliar secara tepat waktu. Hal ini diharapkan dapat mempertahankan kepercayaan investor obligasi maupun saham untuk tetap berinvestasi di Panin Sekuritas.
Guna menjaga komitmen kami dalam rangka mengembangkan perusahaan, maka tahun 2009 kami awali dengan membuka kantor cabang baru di Puri-Jakarta Barat, dan akan dilanjutkan dengan pembukaan cabang di kota-kota lainnya di Indonesia.
2008-Sekarang | 2004-2007 | 2000-2003 | 1996-1999 | 1989-1995