July 2010
M
S
S
R
K
J
S
 
 
 
 
 
HARGA BUAH SAWIT DI LAMPUNG TIMUR STABIL
Sukadana, Lampung Timur, 31/7 (ANTARA) - Harga komoditas sawit di Kabupaten Lampung Timur masih stabil, seiring permintaannya yang lancar dalam dua pekan terakhir.

"Meski di Lampung Timur belum banyak pabrik pengolah sawit, namun pasokan keluar daerah masih tetap lancar," kata pekebun sawit Ruspandi (46) di Kecamatan Bumi Agung Lampung Timur, sekitar 75 Km sebelah timur dari Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengungkapkan, sebagian besar pekebun di daerahnya menjual stok buah sawit kepada pedagang pengumpul, yang selanjutnya akan dipasok ke pabrik pengolah sawit yang berada di luar daerah.

"Harga buah sawit masih banyak ditentukan pedagang pengumpul, sebab saat dipasok keluar daerah masih membutuhkan biaya operasional. Jika pekebun ingin mendapatkan harga pabrik maka dapat mengirim sendiri ke pabrik yang berada di luar daerah," kata dia.

Berdasarkan pantauan, harga buah sawit di tingkat pedagang, antara lain buah sawit dari pohon berusia di atas 10 tahun yakni Rp1.850 per kg dan buah sawit dari pohon berusia kurang dari 10 tahun stabil yakni Rp1.700 per kg.

"Harga tersebut masih stabil dalam dua pekan ini dan belum ada perubahan yang drastis," kata dia.

Seorang pekebun sawit dari Kecamatan Labuhan Ratu, Kukun (34), mengakui harga sawit saat ini termasuk masih stabil, sebab sejak beberapa minggu terakhir belum ada perubahan yang berarti.

"Jika ada penurunan harga, biasanya karena mutu buah sawit dari sebagian pekebun. Namun apabila mempertahankan mutu buahnya maka harga masih akan stabil," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini pekebun di daerahnya semakin giat memelihara pohon sawit, sebab harga buah sawit terus membaik.

"Pekebun yang saat ini sedang panen cukup menikmati harga buah sawit yang masih tinggi dibandingkan panen tahun lalu," ungkapnya.

Ia juga berharap, agar pemerintah daerah dapat mempermudah pihak swasta untuk mendirikan pabrik pengolah sawit di Kabupaten lampung Timur, sebab hingga saat ini dirinya belum menemukan pabrik sawit di daerah itu.

"Di Lampung Timur cukup prospek dibangun pabrik pengolah sawit, karena perkebunan sawit cukup luas di daerah itu," jelas dia.

Sementara, berdasarkan data terakhir dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Lampung Timur, menyebutkan, luas perkebunan sawit di daerah itu mencapai 230 hektare, dengan produksi rata-rata 45,6 ton per musim panen.

Dengan produksi sebesar itu, Kabupaten Lampung Timur juga mampu mengekspor buah sawit hingga mencapai 330 ton pertahunnya.

B/Z003 (T.pso-047/B/Z003/Z003) 31-07-2010 10:55:04